Selasa, 14 Februari 2012

pembuatan tempe

1.Bijikedelai yang telahdipilih/dibersihkandari kotoran, dicucidengan air PDAM atau air sumur yang bersihselama 1 jam.
2.Setelahbersih, kedelaidirebusdalam air selama 2 jam.
3.Kedelaikemudiandirendam 12 jam dalam air panas/hangatbekas air perebusansupayakedelaimengembang.
4.Berikutnya, kedelaidirendamdalam air dinginselama 12 jam.
5.Setelah 24 jamdirendamsepertipadabutir 3 danbutir 4 di atas, kedelaidicucidandikuliti (dikupas).
6.Setelahdikupas, kedelaidirebusuntukmembunuhbakteri yang kemungkinantumbuhselamaperendaman.
7.Kedelaidiambildaridandang, diletakkan di atastampahdandiratakan tipis-tipis. Selanjutnya, kedelaidibiarkandinginsampaipermukaankepingkedelaikeringdanairnyameneteshabis.
8.Sesudahitu, kedelaidicampurdenganlaru (ragi 2%) gunamempercepat/merangsangpertumbuhanjamur. Proses mencampurkedelaidenganragimemakanwaktusekitar 20 menit. Tahapperagian (fermentasi) adalahtahappenentukeberhasilandalammembuattempekedelai.
9.Bilacampuranbahanfermentasikedelaisudah rata, campurantersebutdicetakpadaloyangataucetakankayudenganlapisanplastikataudaun yang akhirnyadipakaisebagaipembungkus. Sebelumnya, plastikdilobangi/ditusuk-tusuk.Maksudnyaialahuntukmemberiudarasupayajamur yang tumbuhberwarnaputih. Proses percetakan/pembungkusmemakanwaktu 3 jam. Daun yang biasanyabuatpembungkusadalahdaunpisangataudaunjati. Ada yang berpendapatbahwa rasa tempe yang dibungkusplastikmenjadi "aneh" dantempelebihmudahbusuk (dibandingkandengantempe yang dibungkusdaun).
10.Campurankedelai yang telahdicetakdandiratakanpermukaannyadihamparkan di atasrakdankemudianditutupselama 24 jam.
11.Setelah 24 jam, tutupdibukadancampurankedelaididinginkan/diangin-anginkanselama 24 jam lagi. Setelahitu, campurankedelaitelahmenjaditempesiapjual.
12.Supayatahan lama, tempe yang misalnyaakanmenjadiprodukekspordapatdibekukandandikirimkeluarnegeri di dalampetikemaspendingin.

Selasa, 31 Januari 2012

LIKE THIS EO

══ஜ¤۩۞۩ஜஜ۩۞۩¤══════¤۩۞۩ஜஜ۩۞۩¤ஜ══
░░█░█▀▀░█▀█▀█░█▀█░█▀█░█░░░
░░█░█▀░░█░█░█░█▄█░█░█░█░░░
▄▄█░█▄▄░█░░░█░█░░░█▄█░█▄▄░
●▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬●
... ________$$$$
_______$$__$
_______$___$$
_______$___$$
_______$$___$$
________$____$$
________$$____$$$
_________$$_____$$
_________$$______$$
__________$_______$$
____$$$$$$$________$$
__$$$_______________$$$$$$
_$$____$$$$____________$$$
_$___$$$__$$$____________$$
_$$________$$$____________$
__$$____$$$$$$____________$
__$$$$$$$____$$___________$
__$$_______$$$$___________$
___$$$$$$$$$__$$_________$$
____$________$$$$_____$$$$
____$$____$$$$$$____$$$$$$
_____$$$$$$____$$__$$
_______$_____$$$_$$$
________$$$$$$$$$$

●▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬●●▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬●
░░░░░█▀█▀█░█▀█░█▀█░▀█▀░█▀█░█▀█░░░░░░
░░░░░█░█░█░█▄█░█░█░░█░░█▄█░█▀▀█░░░░░
░░░░░█░░░█░█░█░█░█░░█░░█░█░█▄▄█░░░░
●▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬●●▬▬▬▬ஜ

Minggu, 30 Oktober 2011

cara menggunakan dan fungsi tool box dalam photoshop


Cara menggunakan dan fungsi toolbox 
Nama tool Cara menggunakan dan fungsi tool
Rectangular Marquee tool  Drag gambar dengan tool ini untuk memilih gambar dengan bentuk
empat persegi panjang
Elliptical Marquee tool  Drag gambar dengan tool ini untuk memilih bagian gambar dengan
bentuk ellips
Single Row Marquee tool  Drag gambar dengan tool ini untuk memilih bagian gambar dengan
bentuk baris dengan tinggi satu pixel
Move tool Drag gambar terpilih dengan tool ini untuk memindahkannya ke tempat
lain
Lasso tool  Drag gambar dengan tombol ini untuk memilih bagian  gambar secara
bebas
Polygonal Lasso tool  Tomnol ini digunakan untuk memilih bagian gambar dengan cara
melakukan klik pada bagian-bagian gambar. Dengan pilihan ini akan
membentuk sudut banyak
Magnetic Lasso tool  Klik pada bagian gambar selanjutnya geser pointer pada bagian-bagian
yang akan dipilih,lakukan double klik untuk selesai. Dengan
menggunakan tool ini pointer akan ditarik pada bagian sisi gambar yang
paling kuat
Magic Wand tool Lakukan klik gambar dengan tool ini untuk memilih bagian elemen warna
yang sama
Crop tool Dragging gambar yang akan dipotong degan  menggunakan tombol ini,
kemudian double klik. Hanya bagian gambar yang ada di bagian dalam
yang akan digunakan, sementara bagian yang lain akan dibuang
Slice tool Tombol ini digunakan untuk mengiris bagian gambar menjadi beberapa
bagian
Healing Brush tool  Tool ini digunakan untuk proses pengecatan dengan contoh fill atau
pattern yang sudah ada untuk memperbaiki bagian gambar yang kurang
sempurna. Untuk mengunakan tool ini lakukan  Alt+klik pada bagian fill
atau pattern yang akan ditiru kemudian lakukan dragging untuk Modul Adope Photoshop CS   4
menerapkannya
Patch tool  Tool ini digunakan untuk membetulkan bagian darah gambar yang
terpilih dengan menggunakan sample dan pattern
Brush tool  Tool ini digunakan untuk melakukan proses pewarnaan menggunakan
efek goresan dengan kuas
Pencil tool  Tool ini digunakan untuk melakukan pengecatan dengan coretan dengan
bagian terpilih secara bebas
Clone Stamp tool  Tool ini digunakan untuk melakukan proses pengecatan dengan meniru
bentuk suatu gambar yang ada. Untuk menggunakan tool ini digunakan
Alt+Klik pada gambar yang ingin dicontoh selanjutnya lepas tombol Alt,
te mpatkan pointer pada suatu tempat di mana hasil  clone akan
diletakkan kemudian lakukan dragging
Pattern Stamp Brush tool  Tool ini digunakan untuk mengganti seluruh bagian gambar dengan
pattern sesuai dengan pilihan. Pilih pattern dalam  option bar kemudian
kuas bagian gambar yang akan diganti
History Brush tool  Tool ini digunakan untuk  melakukan proses penghapusan pada bagian
gambar hingga kembali ke bentuk gambar semula
Art History Brush tool  Tool ini digunakan untuk  melakukan proses pewarnaan dengan meniru
bentuk guratan yang terdapat pada bagian warna yang lain, dengan
mengunakan warna terpilih
Magic Eraser ool  Tool ini digunakan untuk  melakukan proses penghapusan daerah yang
berwarna solid yang sejenis hingga berbentuk transparan dengan hanya
melakukan satu klik
Eraser tool  Tool ini digunakan untuk  menghapus bagian gambar dengan kekuatan
tertentu serta jangkauan tertentu pula dengan mode  brush,pencil atau
block
Background Eraser tool  Tool ini digunakan untuk  penghapusan background suatu gambar
hingga berbentuk transparan. Pada bagian ini Anda dapat melindungi
bagian foreground gambar
Gradient tool  Tool ini digunakan untuk  melakukan proses pewarnaan dengan menarik
linear gradient,radial gradient, angle gradient, refleckted
gradient,diamond gradient
Paint Bucket tool  Tool ini digunakan untuk  melakukan proses pewarnaan dengan
menggunakan warna foregorund
Tool ini digunakan untuk  memberikan efek remang-remang pada bagian
gambar pada bagian gambar yang terkena kuas
Tool ini digunakan untuk  mempertajam secara halus  bagian pinggir
suatu gambar. Gunakan tool ini dengan cara klik di bagian gambar
Tool ini digunakan untuk  menyeret bagian warna pada gambar dengan
cara melakukan dragging, hasil proses kan serupa dengan melakukan
coretan pada cat basah, sehingga warna yang terseret akan mengikuti
arah dragging
Dodge tool  Tool ini digunakan untuk   proses pemberian cahaya  dengan cara
dragging, bagian yang dilewati drag akan terhapus hingga tampak lebih
terang
Burn tool  Tool ini digunakan untuk  mengubah bagian gambar menjadi lebih gelap
Sponge tool  Tool ini digunakan untuk  mengatur kejenuhan warna dari suatu gambar
Path Selection tool  Tool ini digunakan untuk  memilih dan memindah gambar yang berupa
garis
Direct Selection tool  Tool ini digunakan untuk  membentuk dan mengarahkan garis atau kurve
Horizontal Type tool  Tool ini digunakan untuk  membuat teks di atas gambar dengan arah
horisontal
Vertical Type tool  Tool ini digunakan untuk  membuat teks di atas gambar dengan arah
vertikal
Horizontal Type Mask tool  Tool ini digunakan untuk  membuat teks di atas gambar dengan
menggunakan warna fill yang terdapat di bagian bawah teks
Vertical Type Mask tool  Tool ini digunakan untuk  membuat teks di atas gambar dengan arah
vertikal serta dapat menggunakan fill yang terdapat di bagian bawah teks
Pen tool  Tool ini digunakan untuk membuat gambar berupa garis
Freeform Pen tool  Tool ini digunakan untuk membuat pola gambar dengan garis bebas
Add Anchor Point tool  Tool ini digunakan untuk menambah titik simpul baru pada objek gambar
garis Modul Adope Photoshop CS   5
Delete Anchor Point tool  Tool ini digunakan untuk menghapus titik simpul gambar garis
Convert Point tool  Tool ini digunakan untuk mengubah dari corner point (bentuk sudut) ke
smooth point (bentuk melengkung) atau sebaliknya
Custom Shape tool  Tool ini digunakan untuk membuat bentuk-bentuk khusus yang sudah
dipersiapkan oleh sistem
Notes tool  Tool ini digunakan untuk memberikan catatan pada suatu gambar
Audio Annotation tool  Tool ini digunakan untuk memberikan pesn berupa bunyi yang direkam
melalui microphone pada suatu gambar
Eyedropper  Tool ini digunakan untuk meniru sistem warnadari gambar yang sudah
ada, dengan cara klik pada bagia atas gambar yang akan ditiru sistem
warnanya
Color Sampler tool  Tool ini digunakan untuk mengambil contoh warna pada tempat-tempat
tertentu pada bagian gambar. Warna yang dapat diambil hanya 4 sample
saja
Measure tool  Tool ini digunakan untuk mencari jarak antara dua buah point yang
berbeda. Anda dapat melihat keterangannya pada bagian  option bar
Lokasi Start garis ditunjukkan dengan sumbu X dan Y. Arah horizontal
ditunjukkan dengan W dan vertikal H yang merupakan  jarak antara
koordinat X dan Y. Arah perputaran ditunjukan dengan nilai A. Total jarak
ditunjukkan dengan D1. Jika Anda menggunakan dua titik point yang
membentuk sudut lancip, maka Anda akan melihat dua  nilai yaitu D1
untuk posisi titik point 1 dan D2 untuk posisi titik point 2
Hand tool Tool ini digunakan untuk memindah gambar  dalam kanvas apabila
bagian-bagian tertentu dari gambar tidak terlihat karena bentuk tampilan
window terlalu kecil. Untuk melihat bagian lain dari gambar dapat
dilakukan dengan cara draagging dengan hand tool
Zoom tool Tool ini digunakan untuk mengubah ukuran  tampilan gambar dalam
kanvas
Set Foreground Color
Set Background Color
Klik kotak warna bagian depan ini untuk mengubah warna gambar, teks,
atau warna objek lainnya sesuai dengan pilihan warna yang Anda
inginkan dalam Color Picker
Klik kotak warna bagian belakang untuk mengubah warna
backgorund dari lembar kerja (kanvas)
Edit in Standard Mode  Tool ini digunakan untuk acuan proses penggambaran  dalam lembar
kerja
Edit in Quick Mask Mode  Tool ini digunakan untuk memberikan masker pada gambar, sehingga
gambar akan ditutupi dengan warna magenta. Untuk mengembalikan ke
tampilan standard klik sekali lagi Edit in Standard Mode
Standard Screen Mode  Tool ini digunakan untuk mengubah/mengaktifkan bentuk tampilan layar
standard
Full Screen Mode with
Menu Bar
Tool ini digunakan untuk mengubah bentuk tampilan dengan tidak
mengikutsertakan title bar,tampilan hanya dimulai dari menubar dan
elemen lainnya
Full Screen Mode  Tool ini digunakan untuk mengubah bentuk tampilan full screen dengan
tidak mengikutsertkan titlebar dan menubar
Edit in Image Ready Tool ini digunakan untuk mengedit gambar dalam Adope Image Ready

module adobe photoshop

Adobe Photoshop is a graphics editing program developed and published by Adobe Systems Incorporated.
Adobe's 2003 "Creative Suite" rebranding led to Adobe Photoshop 8's renaming to Adobe Photoshop CS. Thus, Adobe Photoshop CS5 is the 12th major release of Adobe Photoshop. The CS rebranding also resulted in Adobe offering numerous software packages containing multiple Adobe programs for a reduced price. Adobe Photoshop is released in two editions: Adobe Photoshop, and Adobe Photoshop Extended, with the Extended having extra 3D image creation, motion graphics editing, and advanced image analysis features.[3] Adobe Photoshop Extended is included in all of Adobe's Creative Suite offerings except Design Standard, which includes the Adobe Photoshop edition.
Alongside Photoshop and Photoshop Extended, Adobe also publishes Photoshop Elements and Photoshop Lightroom, collectively called "The Adobe Photoshop Family". In 2008, Adobe released Adobe Photoshop Express, a free web-based image editing tool to edit photos directly on blogs and social networking sites; in 2011 a version was released for the Android operating system and the iPhone.[4][5]
Adobe only supports Windows and Macintosh versions of Photoshop, but using Wine Photoshop CS4 can run on Linux.[6]

Contents

 [hide

[edit] Early history

In 1987, Thomas Knoll, a PhD student at the University of Michigan began writing a program on his Macintosh Plus to display grayscale images on a monochrome display. This program, called Display, caught the attention of his brother John Knoll, an Industrial Light & Magic employee, who recommended Thomas turn it into a fully-fledged image editing program. Thomas took a six month break from his studies in 1988 to collaborate with his brother on the program, which had been renamed ImagePro.[7] Later that year, Thomas renamed his program Photoshop and worked out a short-term deal with scanner manufacturer Barneyscan to distribute copies of the program with a slide scanner; a "total of about 200 copies of Photoshop were shipped" this way.[8]
During this time, John traveled to Silicon Valley and gave a demonstration of the program to engineers at Apple and Russell Brown, art director at Adobe. Both showings were successful, and Adobe decided to purchase the license to distribute in September 1988.[7] While John worked on plug-ins in California, Thomas remained in Ann Arbor writing program code. Photoshop 1.0 was released in 1990 for Macintosh exclusively.[9]

[edit] Features

Photoshop uses color models RGB, lab, CMYK, grayscale, binary bitmap, and duotone. Photoshop has the ability to read and write raster and vector image formats such as .EPS, .PNG, .GIF, and .JPEG. Photoshop has ties with other Adobe software for media editing, animation, and authoring.

[edit] File format

The .PSD (Photoshop Document), Photoshop's native format, stores an image with support for most imaging options available in Photoshop. These include layers with masks, color spaces, ICC profiles, transparency, text, alpha channels and spot colors, clipping paths, and duotone settings. This is in contrast to many other file formats (e.g. .EPS or .GIF) that restrict content to provide streamlined, predictable functionality. PSD format is limited to a maximum height and width of 30,000 pixels. .PSB (Photoshop Big) format, also known as "large document format" within Photoshop, is the extension of PSD format to images up to 300,000 pixels in width or height. That limit was apparently chosen somewhat arbitrarily by Adobe, not based on computer arithmetic constraints (it is not close to a significant power of two, as is 30,000) but for ease of software testing. PSD and PSB formats are documented.[10]
Photoshop's popularity means that the .PSD format is widely used, and it is supported to some extent by most competing software. The .PSD file format can be exported to and from Adobe Illustrator, Adobe Premiere Pro, and After Effects, to make professional standard DVDs and provide non-linear editing and special effects services, such as backgrounds, textures, and so on, for television, film, and the Web. Photoshop's primary strength is as a pixel-based image editor, unlike programs such as Macromedia FreeHand (now defunct), Adobe Illustrator, Inkscape or CorelDraw, which are vector-based image editors. However, Photoshop also enables the creation, incorporation, and manipulation of vector graphics through its Paths, Pen tools, Shape tools, Shape Layers, Type tools, Import command, and Smart object functions. Utilization of these tools and commands provides convenience when it is desirable to combine pixel-based and vector-based images in one Photoshop document because it can eliminate the necessity to visit more than one software program and transfer files between them. However, for the initial creation of very complex vector graphics that contain numerous shapes and numerous colors, it is much easier to use a software that was created primarily for that purpose, such as Adobe Illustrator or CorelDraw. If it is then necessary to import the complex vector object into Photoshop, it is possible to import it into Photoshop as a Smart Object. When the Smart Object is double-clicked on Photoshop's layers palette, it is opened in its original software such as Adobe Illustrator where changes can be made, then after saving it, the Smart Object will be automatically updated in Photoshop.

[edit] CS3

Smart Objects display filters without altering the original image (here on Mac OS X)
New productivity features include a streamlined interface, improved Camera RAW support, better control over print options, enhanced PDF support, and better management with Adobe Bridge. Editing tools new to CS3 are the Clone Source palette and nondestructive Smart Filters. Other features such as the brightness and contrast adjustment and Vanishing Point module were enhanced. The Black and White adjustment option improves control over manual grayscale conversions with a dialog box similar to that of Channel Mixer. Compositing is assisted with Photoshop's new Quick Selection and Refine Edge tools and improved image stitching technology.[11]
CS3 Extended contains all features of CS3 plus tools for editing and importing some 3D graphics file formats, enhancing video, and comprehensive image analysis tools with DICOM file support.[12]

[edit] CS4

Photoshop CS4 features a new 3D engine allowing painting directly on 3D models, wrapping 2D images around 3D shapes, converting gradient maps to 3D objects, adding depth to layers and text, getting print-quality output with the new ray-tracing rendering engine. It supports common 3D formats; the new Adjustment and Mask Panels; Content-aware scaling (seam carving[13]); Fluid Canvas Rotation and File display options.[14] On 30 April, Adobe released Photoshop CS4 Extended, which includes all the same features of Adobe Photoshop CS4 with the addition of capabilities for scientific imaging, 3D, and high-end film and video users. The successor to Photoshop CS3, Photoshop CS4 is the first 64-bit Photoshop on consumer computers (only on Windows – the OS X version is still 32-bit only.)[15]

[edit] CS5

Photoshop CS5 was launched on April 12, 2010.[16] In a video posted on its official Facebook page, the development team revealed the new technologies under development, including three dimensional brushes and warping tools.[17]
In May 2011, Adobe Creative Suites 5.5 (CS5.5) were released which have new versions of some of the applications. However, the Photoshop that comes with them which is labeled version 12.1 is identical to the concurrently released update for Photoshop CS5, version 12.0.4, except for support for the new subscription pricing that was introduced with CS5.5.[18]

[edit] Version history

[edit] Language availabilities

Photoshop is available in the following languages:
Brazilian Portuguese, Chinese Simplified, Chinese Traditional, Czech, Danish, Dutch, English, Finnish, French, German, Hungarian, Italian, Japanese, Korean, Norwegian, Polish, Romanian, Russian, Spanish, Swedish, Turkish and Ukrainian.[19]
The Arabic, Greek, and Hebrew versions are available from Winsoft.[19]

[edit] Plugins

Photoshop functionality can be extended by add-on programs called Photoshop plugins (or plug-ins). Some of the plug-ins are created by Adobe itself, for example Adobe Camera Raw; but most of them are developed by third-party companies, according to Adobe's specifications. Some are free and some are commercial software. Most Photoshop plug-ins can only work with Photoshop or Photoshop-compatible hosts, but a few can also be run as standalone applications.
Although Adobe allows creating a various types of the plugins, such as filter, export, import, selection, automation, etc., the most popular are the filter plugins (also known as a 8bf plugins) available from under the Filter menu of Photoshop. These filter plugins can either modify the current image or create the all new content. Here are some popular types of such plug-ins (plus the companies whose products are the best known in the particular segment):
  • Color correction plugins (Alien Skin Software,[20] Nik Software,[21] OnOne Software,[22] Topaz Labs Software,[23] The Plugin Site,[24] etc.)
  • Special effects plugins (Alien Skin Software, Auto FX Software,[25] AV Bros.,[26] Flaming Pear Software,[27] etc.)
  • 3D effects plugins (Andromeda Software,[28] Strata,[29] etc.)
Adobe Camera Raw (also known as ACR and Camera Raw) is a special plugin, supplied free by Adobe, used primarily to read and process raw image files so that the resultant images can be processed by Photoshop.[30] It is invoked by attempting to open such a file, rather than from the 'Filter' menu, but like other plugins is listed in the 'Help > About Plug-In' menu (as "Camera Raw"). It can also be opened via the Adobe Bridge by clicking on any image and selecting 'File > Open in Adobe Camera Raw'.

[edit] Cultural impact

A landscape photo composited and manipulated in Photoshop
Photoshop and derivatives such as Photoshopped (or just Shopped) have become verbs that are sometimes used to refer to images edited by Photoshop,[31] or any image manipulating program. "Photoshop" is also used as a noun to refer to image editing programs in general. Such derivatives are discouraged by Adobe[32] because, in order to maintain validity and protect the trademark from becoming genericized, trademarks must be used as proper adjectives.
Photoshop art has become popular, for example Tao Lin has a column[33] employing only Photoshop for captioned pieces of art for Vice. Flickr features many groups devoted to Photoshop art including one with over 10,000 members.[34]

[edit] Photoshop contest

A Photoshop contest, or sometimes photochop contest, is an online game, in which a website or user of an Internet forum will post a starting image — usually a photograph — and ask others to manipulate the image using some kind of graphics editing software, such as Photoshop, Corel Photopaint, The GIMP, Paint Shop Pro, Paint.NET or Microsoft Paint.

hasil dari photo shop



sumber: wildan X multimedia

Selasa, 25 Oktober 2011

HASIL DARI COREL DRAW DAN PHOTO SHOP

ini hasil dari pembuata logo MOKER'SH yang melalui corel draw dan photo shop



sumber : GALIH & WILDAN

Senin, 24 Oktober 2011

MULTIMEDIA CONTENT PRODUCTION

A. Multimedia content production
Multimedia adalah penggunaan dan pemrosesan beberapa medi a (text, aud io, grap hics, a nimation, video, and interactivity) yang berbeda untuk menyampaikan informasi atau menghasilkan produk multimedia (music, video, film, game, entertaiment, dll) At a u penggunaan sejumlah teknologi yang berbeda yang memungkinkan untuk menggabungkan media (text, audio, graphics, animation, video, and interactivity) dengan cara yang baru untuk tujuan komunikasi.
 2
 Alur Multimedia Production


B. Produk Multimedia
1. Media Teks
Teks adalah data dalam bentuk karakter, dalam hal ini masuk dalam kode ASCII (American Standard Code for Information Interchange) dan ASCII Extension seperti UNICODE murni.
Dalam peristilahan computer kita mengenal 2 jenis teks, yaitu :
Salah satu software yang bisa digunakan untuk mengetik dalam bentuk plain text atau teks yang sederhana dengan platform windows adalah Notpade (txt). Teks yang diketik berjenis MIME Text, yaitu teks yang tidak terenkripsi dan tidak mengadung berbagai informasi berkaitan dengan sifat dan karakter dari teks, seperti teks yang mengadung informasi font, Link, image dan lainnya.
Adalah serangkaian teks yang sudah terformat sedemikian rupa sehingga mengandung informasi yang berkaitan dengan sifat dan karakter dari teks tesebut, seperti teks yang mengandung informasi font (bold, italics, underline, color dan jenis font).
Istilah hypertext pertama kali diperkenalkan pada tahun 1965 oleh Ted Nelson. Hypertext dapat diartikan sebagai teks yang memiliki fasilitas embedded information berupa lingking. Hypertext adalah suatu tulisan yang tak berurutan-nonsekuensial. Dengan suatu sistem authoring (menulis), pengarang mampu menghubungkan informasi dari bagian manapun dalam paket pengajaran itu, menciptakan jalur-jalur melalui satu korpus materi yang berkaitan, member keterangan teks yang tersedia, dan membuat catatan yang menghubungkan teks-teks itu. Contoh hypertext :
HTML (HyperText Mark-up Language)
Merupakan standar bahasa pemograman untuk tampilan dokumen di web. Dengan bahasa HTML ini kita dapat melakukan control terhadap tampilan web baik yang bersifat statis maupun dinamik yang mampu menyajikan tampilan multimedia.
XML (eXtensible Mark-up Language)
Fungsi XML sama halnya dengan HTML, namun lebih sederha, dan strukturnya lebih jelas, dan cepat untuk pencarian data.
2. Media Audio
Suara adalah fenomena fisik yang dihasilkan oleh getaran benda. Getaran suatu benda yang berupa sinyal analog dengan amplitudo yang berubah secara kontinyu terhadap waktu.
  Suara berhubungan erat dengan rasa “mendengar”. Suara/bunyi biasanya merambat melalui udara. Suara/bunyi tidak bisa merambat melalui ruang hampa.
KONSEP DASAR
Suara dihasilkan oleh getaran suatu benda. Selama bergetar, perbedaantekanan terjadi di udara sekitarnya. Pola osilasi yang terjadi dinamakan sebagai “GELOMBANG”. Gelombang mempunyai pola sama yang berulang pada interval tertentu, yang disebut sebagai “PERIODE”.
Contoh suara periodik : instrument musik, nyanyian burung, dll. Sedangkan contoh suara nonperiodik : batuk, percikan ombak, dll

Suara berkaitan erat dengan banyaknya periode dalam 1 detik.
Satuan : Hertz (Hz) atau cycles per second (cps)
Panjang gelombang suara (wavelength) dirumuskan= c/f
Dimana c = kecepatan rambat bunyi
Dimana f = frekuensi
Berdasarkan frekuensi, suara dibagi menjadi:
• Infrasound 0Hz – 20 Hz
• Pendengaran manusia 20Hz – 20 KHz
• Ultrasound 20KHz – 1 GHz
• Hypersound 1GHz – 10 THz
Manusia membuat suara dengan frekuensi : 50Hz – 10KHz.
Sinyal suara musik memiliki frekuensi : 20Hz – 20Khz.
Sistem multimedia menggunakan suara yang berada dalam range pendengaran manusia. Suara yang berada pada range pendengaran manusia sebagai “AUDIO”, dan gelombangnya sebagai “ACCOUSTIC SIGNALS”. Suara diluar range pendengaran manusia dapat dikatakan sebagai “NOISE” (getaran yang tidak teratur dan tidak berurutan dalam berbagai frekuensi, tidak dapat didengar manusia). Keras lemahnya bunyi atau tinggi rendahnya gelombang. Satuan amplitudo adalah decibel (db).
Bunyi mulai dapat merusak telinga jika tingkat volumenya lebih besar dari 85 dB dan pada ukuran 130 dB akan mampu membuat hancur gendang telinga. Kecepatan perambatan gelombang bunyi sampai ke telinga pendengar. Satuan yang digunakan : m/s. Pada udara kering dengan suhu 20 °C (68 °F)m kecepatan rambat suara sekitar 343 m/s.
3. Media Video
Video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan film seluloid, sinyal elektronik, atau media digital. Berkaitan dengan “penglihatan dan pendengaran”. Aplikasi video pada multimedia mencakup banyak aplikasi
Entertainment: roadcast TV, VCR/DVD recording
Interpersonal: video telephony, video conferencing
Interactive: windows
Digital video adalah jenis sistem video recording yang bekerja menggunakan sistem digital dibandingkan dengan analog dalam hal representasi videonya. Biasanya digital video direkam dalam tape, kemudian didistribusikan melalui optical disc, misalnya VCD dan DVD.
Salah satu alat yang dapat digunakan untuk menghasilkan video digital adalah camcorder, yang digunakan untuk merekam gambar-gambar video dan audio, sehingga sebuah camcorder akan terdiri dari camera dan recorder.
Video sebagai media audio visual yang menampilkan gerak, semakin lama semakin populer dikalangan masyarakat kita. Pesan yang disajikan bias bersifat fakta (kejadian/peristiwa penting, berita) maupun fiktif (seperti cerita)
4. Media Animasi
Animasi adalah suatu rangkaian gambar diam secara inbeethwin dengan jumlah yang banyak, bila kita proyeksikan akan terlihat seolah–olah hidup (bergerak), seperti yang pernah kita lihat film–film kartun di televisi maupun dilayar lebar. Animasi juga merupakan tampilan cepat dari urutan gambar 2-D atau karya seni 3-D atau posisi model untuk menciptakan sebuah ilusi gerakan. Efeknya adalah ilusi optik gerak karena fenomena kegigihan visi, dan dapat dibuat dan didemonstrasikan dalam beberapa cara. Metode yang paling umum dari presentasi animasi sebagai film atau program video, walaupun ada metode lain. Jadi Animasi dapat kita simpulkan menghidupkan benda diam diproyeksikan menjadi bergerak.
Animasi dasar tahap awal
Kita sudah sekian lama mengenal animasi malalui film–film kartun yang tayangkan di TV maupun VCD. Pada dasarnya film/Video Animasi berupa rangkaian gambar secara in beetwin lalu diproyeksikan pada layar menjadi gerakan, nah gerakan inilah kita sebut Animasi.
Di era teknologi saat ini banyak sekali software-software komputer yang mensuport dalam pembuatan animasi seperti : Diretor, Adobe Imag ready, Flash, 3d studio max, ulead Cool 3D studio. Animasi tidak hanya untuk film kartun saja, dapat juga kita gunakan untuk media pendidikan, informasi, dan media pengetahuan lainnya yang tidak dapat dijangkau dengan life melalui kamera foto atau video, contoh misalnya membuat film proses terjadinya tsunami, atau proses terjadinya gerhana matahari, ini akan sulit ditempuh dengan pengambilan gambar langsung melalui kamera.
Untuk membuat film/ video animasi tidak cukup hanya mengandalkan software yang ada, melainkan kita harus dapat menguasai dasar dasar animasi terlebih dahulu agar hasil animasi kita mencapai sempurna.
5. Media Graph / Image
Berdasarkan wikipedia.org gambar adalah Citra atau bayangan atau imaji (dari Bahasa Inggris “image”, dan Bahasa Latin “imago”) adalah benda yang dihasilkan atas upaya manusia dalam mereproduksi kemiripan dari suatu obyek, biasanya obyek-obyek fisik/nyata. Gambar juga bisa diartikan sebagai suatu tampilan yang memiliki karakter sebagai representasi spatial atau cerminan dari suatu objek.
Menurut ukuran atau dimensi gambar, dikelompokan dalam 2 katagori yakni : gambar 2D dan gambar 3D. Dalam dunia design grafis kita mengenal 2 istilah gambar yakni; gambar Raster dan Vektor.
Media yang memiliki ruang (space), pergerakan waktu (time movement) dan sudah dilengkapi dengan suara (sound), serta sudah terdiri dari dua sistem komunikasi dua arah (two ways communication) antara pemberi informasi dan penerima informasi. Contoh: website, e-mail, CD Interaktif dan sebagainya.
Efek khusus secara tradisional dibagi ke dalam kategori efek optik dan efek mekanis. Dengan munculnya film digital membuat alat yang lebih besar perbedaan antara efek-efek khusus dan efek visual telah diakui, dengan “efek visual” mengacu pada pasca-produksi digital dan “efek khusus” mengacu pada di-set efek mekanik dan di-kamera optik efek. Efek optik (juga disebut efek fotografi), adalah teknik di mana gambar atau film bingkai diciptakan photographically, baik “di-kamera” menggunakan beberapa paparan, mattes, atau proses Schüfftan atau dalam proses pasca produksi menggunakan printer optik. Efek optik dapat digunakan untuk menempatkan aktor atau set melawan latar belakang yang berbeda.
Efek mekanik (juga disebut praktis atau efek fisik) biasanya dicapai selama live-action menembak. Ini termasuk penggunaan alat peraga mekanik, pemandangan, skala model, kembang api dan atmosfer. Efek: fisik menciptakan angin, hujan, kabut, salju, awan dll, Membuat muncul mobil untuk mengemudi dengan sendirinya, atau meledakkan bangunan adalah contoh dari efek mekanis. Efek mekanik sering dimasukkan ke dalam menetapkan desain dan tata rias. Sebagai contoh, satu set dapat dibangun dengan memisahkan diri dengan pintu atau dinding, atau prostetik make up dapat digunakan untuk membuat aktor terlihat seperti rakasa.
5. Media Interactivity
Interactive media normally refers to products and services on digital computer-based systems which respond to the user’s actions by presenting content such as text, graphics, animation, video, audio etc. (Media interaktif biasanya mengacu pada produk dan layanan pada sistem berbasis komputer digital yang merespon tindakan pengguna dengan menyajikan konten seperti teks, grafik, animasi, video, audio, dan lain-lain)
6. Media Special Effect
Special Effects atau Efek Spesial di dalam bahasa Indonesia, sering disingkat SFX atau SPFX banyak digunakan di dalam dunia film, pertelevisian dan hiburan. Dengan definisi ini, efek spesial tidak cuma terdapat dalam film, seperti yang diketahui masyarakat awam. Efek spesial tidak hanya berwujud gambar, tetapi memiliki pengertian luas. Jadi kalau kita sering melihat pertunjukan musik dengan segala macam sinar laser, kembang api, hal tersebut dapat pula dikategorikan sebagai efek spesial.
SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA {KUMPULAN TUGAS MULTIMEDA}